Beberapa Prosedur Mendapatkan Sertifikat Konsultan Pajak

Sertifikat Konsultan Pajak – Apabila hendak menjadi konsultan pajak, tentu harus mempunyai sertifikat konsultan pajak. Sertifikat konsultan pajak berguna untuk menyatakan kompetensi seseorang sebagai konsultan pajak. Dari sertifikat ini, dapat diketahui juga tingkatan layanan konsultasi yang dapat diberikan oleh konsultan.

Bagaimana ya caranya mendapatkan sertifikat konsultan pajak? Proses memperoleh sertifikat ini disebut sertifikasi konsultan pajak. Simak informasi lengkap tentang cara mendapat sertifikat konsultan pajak berikut ini :

Advertisements
  1. Memenuhi Persyaratan Administrasi

Individu yang mendaftarkan diri untuk sertifikasi konsultan pajak harus memenuhi syarat dokumen (http://www.ikpi.or.id/content/uskp-1) seperti :

  1. Fotokopi ijazah D3, S1 atau D4 program studi akuntansi atau program studi perpajakan yang telah dilegalisir. Individu mendapat ijazah ini dari perguruan tinggi yang sudah ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak
  2. Surat Pernyataan Peserta Ujian (dengan materai 6000)
  3. Pas foto berwarna, dengan latar belakang merah, sebanyak 4 lembar
  4. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  5. Bukti pembayaran biaya pendaftaran dan ujian

Biaya pendaftaran sertifikasi pajak untuk calon konsultan pajak baru adalah Rp.500.000. Sedangkan biaya ujian adalah Rp.2.500.000. Sementara untuk ujian mengulang biayanya adalah Rp.500.000 per mata ujian (maksimal Rp.2.000.000).

Pembayaran ujian sertifikasi pajak dilakukan melalui transfer ke rekening BCA KCU Wisma Asia dengan nomor rekening 084-757-7-588 atas nama Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Saat transfer, harus mencantumkan nama secara jelas, jenis sertifikasi yang diikuti, dan status ujian (baru atau mengulang). Pembayaran biaya pendaftaran dan ujian ini tidak dapat dilakukan secara tunai.

  1. Mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak

            Setelah melengkapi persyaratan administrasi, maka bisa mengikuti ujian sertifikasi konsultan pajak. Apa saja kira-kira yang diujikan? Untuk calon konsultan pajak baru (Sertifikat A), mata ujiannya adalah sebagai berikut :

Advertisements
  1. PPh OP dan SPT PPh OP
  2. PBB-P3, BPHTB, BM
  3. KUP, PPSP, PP
  4. PPN dan SPT PPN
  5. PPh Pot/Put (Pasal 21, 22, 23 dan 4 ayat 2)
  6. Kode etik profesi
  7. Memperoleh Sertifikat Konsultan Pajak

Apabila lulus ujian sertifikasi, maka bisa memperoleh sertifikat konsultan pajak. Namun apabila tidak lulus, dapat mengulang ujian dengan biaya yang berbeda.

Itulah tata cara mendapatkan sertifikat konsultan pajak. Tata cara tersebut berlaku untuk Sertifikat Tingkat A. Perlu diketahui bahwa Sertifikat Konsultan Pajak terdiri dari 3 jenis, yakni Sertifikat Tingkat A, Sertifikat Tingkat B dan Sertifikat Tingkat C. Apa perbedaannya?

  1. Sertifikat Konsultan Pajak tingkat A, dengan sertifikat ini konsultan pajak melayani wajib pajak orang pribadi. Yang tidak dilayani adalah individu wajib pajak yang domisilinya di negara yang punya perjanjian penghindaran pajak berganda dengan negara Indonesia.
  2. Sertifikat Konsultan Pajak tingkat B, dengan sertifikat ini konsultan pajak dapat melayani wajib pajak orang pribadi serta wajib pajak badan. Kecuali pada orang pribadi atau badan yang domisili negaranya punya perjanjian penghindaran pajak berganda dengan Negara Indonesia.
  3. Sertifikat Konsultan Pajak tingkat C, dengan sertifikat ini konsultan pajak dapat melayani wajib pajak orang pribadi, wajib pajak badan dan wajib pajak bentuk usaha tetap, wajib pajak penanaman modal dan wajib pajak yang domisili negaranya punya perjanjian penghindaran pajak berganda dengan negara Indonesia.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa perbedaan tiap sertifikat adalah pada jangkauan klien konsultasinya. Sertifikat Tingkat A bisa dibilang adalah tingkatan sertifikat konsultan pajak yang paling rendah.

Sehingga jika ingin memperoleh Sertifikat Tingkat B, otomatis harus sudah memiliki Sertifikat Tingkat A. Begitu pula dengan Sertifikat Tingkat C, yang bisa dimiliki ketika individu sudah punya Sertifikat Tingkat A dan B. Baca Ketahui 4 Syarat Penting Menjadi Konsultan Pajak

Biaya untuk mengikuti sertifikasi tingkat B dan C juga berbeda.

  1. Untuk sertifikasi Tingkat B, biaya pendaftarannya adalah Rp.500.000. Biaya ujian untuk baru adalah Rp.3.500.000. Sedangkan ujian mengulang biayanya adalah Rp.800.000/mata ujian (maksimal Rp.3.000.000)
  2. Untuk sertifikasi Tingkat C, biaya pendaftarannya adalah Rp.500.000. Biaya ujian untuk baru adalah Rp.5.500.000. Sedangkan ujian mengulang biayanya adalah Rp.1.600.000/mata ujian (maksimal Rp.4.000.000)
Advertisements