Begini Lho Teknik Menghitung Pajak Motor Tahunan

Setiap tahun, pemilik kendaraan bermotor harus menunaikan kewajiban pajak motor tahunan. Biaya pajak motor tahunan tiap jenis motor tentu berbeda-beda. Selain itu pajak motor tahunan ini terdiri dari beberapa biaya. Beberapa komponen biaya yang ada di pajak motor tahunan adalah :

Komponen biaya yang ada dalam pajak motor tahunan

  1. PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

Besat PKB adalah 1,5% nilai jual motor. Nilai jual motor tiap tahunnya terus menurun, secara otomatis nilai PKB sebuah motor juga akan menurun. Nilai PKB juga tergantung pada jumlah motor yang dimiliki. Jika Anda memiliki 4 motor, maka motor pertama dikenakan PKB 1,5%. Motor kedua akan dikenakan PKB sebesar 2%, motor ketiga sebesar 2,5% dan keempat sebesar 3%.

Advertisements
  1. SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)

SWDKLLJ ini dikelola oleh Jasa Raharja. Dana ini dapat diklaim ketika mengalami kecelakaan lalu lintas. Besarnya adalah Rp.35.000.

  1. Biaya Administrasi STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)

Biaya ini dikenakan apabila hendak membayar pajak motor 5 tahunan, serta dikenakan saat melakukan balik nama STNK. Besar biayanya adalah Rp.25.000.

  1. Biaya Administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)

Biaya ini juga dikenakan jika hendak membayar pajak motor 5 tahunan. Besar biayanya berbeda-beda tiap jenis motor.

Seluruh biaya komponen untuk tiap jenis motor dapat langsung dicek di website Dispenda tiap provinsi. Berikut adalah link beberapa Dispenda :

  1. Jawa Timur : https://www.dipendajatim.go.id/page-info-pajak-kendaraan?uptd=dinas
  2. Jawa Barat : https://bapenda.jabarprov.go.id/
  3. Jawa Tengah : https://jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/
  4. DKI Jakarta : https://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_KBM
  5. Bali : https://www.pendapatan.denpasarkota.go.id/

Contoh Penghitungan Pajak Motor Tahunan

Semisal Pak Agus memiliki sepeda motor merk Honda dengan tipe ACB2J22B03 keluaran tahun 2014. Maka pajak motor tahunannya adalah :

PKB = Rp.375.000

Biaya SWDKLLJ = Rp.35.000

Total Biaya PKB dan SWDKLLJ adalah Rp.410.000 (sifatnya tahunan)

Biaya Administrasi STNK = Rp.100.000

Biaya Administrasi TNKB = Rp. 60.000

Total Biaya Administrasi STNK dan TNKB adalah Rp.160.000 (Sifatnya 5 tahunan)

Advertisements

Jika dibayar bersamaan maka total pajaknya adalah Rp.570.000.

Untuk menghitung pajak tahunan ini, Anda tidak perlu melakukannya secara manual. Langsung kunjungi saja situs Dispenda provinsi domisili Anda. Cara mengecek pajak tahunan ini pun sangat mudah. Baca Tahapan Cara Bayar Pajak Motor Lewat ATM BRI Untuk Pertama Kali

Cara Mengecek Pajak Tahunan di Situs Dispenda

  1. Buka situs dispenda provinsi Anda
  2. Pilih “Info Pajak Kendaraan”, disitu akan muncul halaman untuk menginput nomor polisi kendaraan bermotor Anda.
  3. Setelah menginput nomor kendaraan, masukkan kode verifikasi.
  4. Klik “Cari”
  5. Secara otomatis akan muncul informasi tentang kendaraan bermotor Anda, seperti nomor polisi, warna, tanggal masa laku, merk, tipe, serta tahun buat. Akan muncul juga biaya-biaya pajak tahunan seperti PKB, SWDKLLJ atau Jasa Raharja, Parkir, Pengesahan STNK, Biaya perpanjangan STNK tahunan dan Biaya TNKB.

Cara Membayar Pajak Motor Tahunan di Samsat

  1. Siapkan dokumen seperti KTP asli pemilik kendaraan beserta fotokopinya, STNK asli dan fotokopinya, dan fotokopi BPKB.
  2. Datangi Kantor Samsat di daerah Anda. Ajukan keperluan kepada petugas.
  3. Anda kemudian akan diminta mengisi formulir.
  4. Setelah formulir diserahkan, tunggu sampai petugas memanggil Anda. Ketika dipanggil, petugas akan memberitahukan slip pembayaran pajak motor tahunan.
  5. Setelah membayar pajak motor tahunan, petugas akan memberi bukti pembayaran. Petugas juga akan memberikan STNK, cek data yang tertera di STNK sebelum mengakhiri proses pembayaran pajak motor tahunan.

Baca Cara Melihat Biaya Perpanjangan STNK Via Samsat Online

Cara Membayar Pajak Motor Tahunan secara Online

  1. Akses situs e-Samsat atau install aplikasi Samsat Online Nasional di smartphone Anda
  2. Isikan form tentang kota tempat registrasi motor, lokasi samsat, dan nomor polisi kendaraan bermotor
  3. Tekan tombol cari, maka akan muncul identitas dan besar pajak sepeda motor
  4. Kemudian, masukkan Nomor BPKB dan Nomor Rangka
  5. Pilih Samsat tempat pengesahan STNK dan pilih jenis bank yang akan digunakan untuk pembayaran pajak
  6. Selanjutnya, akan ditampilkan kode bayar. Kode bayar ini digunakan untuk melakukan pembayaran lewat bank
  7. Anda tinggal menuju ATM atau mengakses internet banking untuk melakukan pembayaran.
  8. Bawa bukti transaksi, BPKB, STNK dan KTP asli ke kantor Samsat terdekat untuk melakukan pengesahan STNK
Advertisements