Cara Kerja Konsultan Pajak yang Wajib Anda Ketahui

Konsultan pajak adalah orang memiliki kompetensi untuk memberikan layanan konsultasi kepada para wajib pajak. Sehingga wajib pajak ini dapat menunaikan kewajiban perpajakannya sesuai peraturan perundang-undangan.

Konsultan Pajak adalah jasa yang banyak digunakan oleh wajib pajak, baik perorangan hingga badan. Kira-kira bagaimana sih tepatnya cara kerja konsultan pajak?

Advertisements
  1. Konsultan pajak membantu kliennya dalam hal perhitungan pajak, pembayaran pajak, hingga pelaporan pajak.
  2. Konsultan pajak membantu klien merencanakan pajaknya, sehingga klien mendapatkan keuntungan optimal yang sah secara hukum.
  3. Konsultan Pajak mengevaluasi laporan pajak klien dan membantu untuk menekan pajak yang ditanggung kliennya.
  4. Konsultan Pajak dapat mendampingi kliennya saat ada pemeriksaan pajak.
  5. Konsultan Pajak membantu kliennya mendapatkan kembali kelebihan pembayaran pajak.
  6. Konsultan Pajak membantu kliennya yang sedang mengalami sengketa pajak.

Itulah cara kerja Konsultan Pajak yang perlu Anda ketahui. Segala layanan yang diberikan Konsultan Pajak kepada klien harus sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan Perpajakan. Karenanya, Konsultan Pajak harus memiliki pemahaman yang mumpuni terkait keadaan klien dan masalah perpajakan yang dihadapinya.

Layanan konsultasi yang diberikan juga tidak sembarangan. Karena menyangkut hal yang serius dan beresiko, konsultasi pajak biasa diberikan dalam bentuk tertulis. Namun jika memang dibutuhkan respon spontan secara lisan (misalnya lewat telepon), maka Konsultan Pajak akan membuat catatan tertulis tentang tanggal konsultasi, materi diskusi dan saran yang diberikan kepada klien. Baca Beberapa Prosedur Mendapatkan Sertifikat Konsultan Pajak

Catatan tertulis ini disebut dengan Surat Saran. Isi pokok Surat Saran ini meliputi :

  1. Alasan kenapa saran itu diperlukan
  2. Latar belakang fakta dan asumsi yang mendasari pemberian saran
  3. Alternatif yang disampaikan klien
  4. Resiko terkait saran yang diberikan
  5. Peringatan yang terkait dan pengecualian

Kewajiban Konsultan Pajak

  1. Memberikan jasa konsultasi kepada klien agar melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan
  2. Mematuhi kode etik konsultan pajak serta menjadikan Standar Profesi Konsultan Pajak sebagai pedomannya
  3. Mengikuti kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan yang diadakan atau diakui Asosiasi Konsultan Pajak
  4. Memenuhi satuan kredit pengembangan profesional berkelanjutan
  5. Menyampaikan laporan tahunan Konsultan Pajak
  6. Memberitahukan jika ada perubahan nama, alamat rumah, dan kantor. Perubahan ini dibuat secara tertulis dan dilengkapi dengan bukti perubahan.

Kode Etik Konsultan Pajak

Dalam melaksanakan profesinya, konsultan pajak harus menegakkan kode etik profesinya, yakni :

Advertisements
  1. Kecermatan dan Ketelitian

Saran yang diberikan oleh Konsultan Pajak kepada klien tentu akan memberikan pengaruh secara langsung. Karenanya konsultan pajak haruslah cermat dan teliti dalam bertugas.

  1. Kompetensi

Konsultan Pajak dalam memberi layanannya harus sesuai dengan kompetensi konsultan pajak yang dimiliki. Kompetensi Konsultan Pajak diatur dalam Standar Profesi Konsultan Pajak.

  1. Kerahasiaan

Saat menjadi Konsultan Pajak, maka harus pandai menyimpan rahasia. Konsultan Pajak tidak diperbolehkan menceritakan persoalan kliennya kepada siapapun, termasuk keluarga. Namun informasi tersebut bisa disebarluaskan jika ada izin khusus dari klien dan dalam kondisi yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan.

  1. Objektivitas dan Kemandirian

Saat melaksanakan tugasnya, Konsultan Pajak haruslah objektif dan mengesampingkan pengaruh pribadi maupun lingkungan dalam menghadapi permasalahan. Moral, intelektual dan kemandirian ekonomi adalah hal yang dituntut dari Konsultan Pajak.

  1. Integritas

Dalam bertugas, Konsultan Pajak harus jujur dalam memberikan informasi serta tidak boleh ceroboh, karena informasi yang diberikannya akan memberi dampak pada klien secara langsung. Konsultan pajak juga tidak dibolehkan menerima sogokan uang serta membantu pencucian uang.

  1. Sopan Santun

Sopan santun adalah hal yang penting dimiliki. Konsultan Pajak harus dapat berperilaku sopan dan santun sesuai dengan klien yang dihadapinya. Baca Lihat Kisaran Biaya Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak Update

  1. Dana Klien

Saat menjadi Konsultan Pajak, tentu ada kalanya menerima titipan dana atau harta dari klien. Nah, dalam kode etik Konsultan Pajak, disebutkan bahwa Konsultan Pajak harus mengelola dana itu terpisah dari keuangannya sendiri.

  1. Pengembangan Profesional Berkelanjutan

Setiap profesi yang ada di Indonesia dituntut untuk mengembangkan kompetensinya. Hal ini tidak terkecuali Konsultan Pajak.

Advertisements