Jika Ingin Bayar Pajak Online Saat Ini Bisa Gak Ya

Bayar Pajak Online – Saat ini untuk membayar pajak, Anda tidak perlu repot meluangkan waktu khusus dan mendatangi kantor pelayanan pajak. Sebab seluruh proses pembayaran pajak dapat dilakukan secara online. Pembayaran pajak online saat ini menggunakan kode e-Billing.

Kode e-Billing dapat diperoleh dengan 2 cara, yakni dengan membuat akun DJP Online dan tanpa membuat akun DJP Online. DJP Online merupakan aplikasi pajak milik Direktorat Jenderal Pajak. DJP Online dapat diakses melalui web.

Bagaimana cara membayar pajak online melalui 2 cara itu? Mana yang paling mudah? Simak langkah-langkahnya berikut ini.

Membayar Pajak tanpa Membuat Akun DJP Online

  1. Siapkan NPWP untuk memperoleh e-Billing.
  2. Kunjungi situs pembayaran pajak online ini (http://sse.pajak.go.id).
  3. Isikan NPWP dan password untuk registrasi.
  4. Isikan data pembayaran NPWP.
  5. Akan muncul kode e-Billing yang terdiri dari 15 digit angka
  6. Simpan atau catat kode e-Billing tersebut
  7. Kunjungi ATM terdekat untuk melakukan pembayaran NPWP
  8. Masukkan kartu ATM dan pin
  9. Pilih “Bayar”, pilih “Pajak” dan pilih “Penerimaan Negara”
  10. Ketikkan kode e-Billing
  11. Selanjutnya akan muncul jumlah tagihan dan keterangan pembayaran NPWP lainnya
  12. Klik “Ya” untuk melanjutkan transaksi

Membayar Pajak dengan Membuat Akun DJP Online

Langkah 1. Mengajukan Aktivasi EFIN

Sebelum membuat akun DJP Online, Anda memerlukan nomor EFIN. EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Dirjen Pajak kepada orang yang akan melakukan transaksi perpajakan secara online. Untuk memeroleh nomor EFIN, datangilah KKP atau KP2KP terdekat.

Apabila transaksi perpajakan yang hendak dilakukan mengatasnamakan individu, maka bawalah fotokopi KTP dan NPWP / Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Apabila transaksi perpajakan mengatasnamakan badan atau lembaga, maka dokumen yang perlu dibawa adalah 1) Surat Penunjukan Pengurus pengajuan aktivasi EFIN, 2) KTP pengurus, 3) NPWP atau SKT Pengurus dan 4) NPWP atau SKT Badan.

Apabila persyaratan telah lengkap, maka petugas di KKP atau KP2KP akan memproses permintaan aktivasi EFIN Anda. Baca Panduan Pemula Bayar Pajak Lewat Mobile Banking BCA Mudah Kok

Langkah 2. Membuat Akun DJP Online

  1. Bukalah situs DJP Online (https://djponline.pajak.go.id).
  2. Isikan data berupa NPWP, nomor EFIN serta kode keamanan. Klik “Verifikasi”
  3. Anda akan menerima email berisi data diri, password dan link tautan guna mengaktifkan akun DJP Online. Klik link tautan tersebut.
  4. Jika link sudah terbuka, klik “Profil Lengkap” dan pilih “Hak Akses”. Lalu klik seluruh fitur dan klik “Ubah Akses”
  5. Lakukan login kembali di situs yang sama.
  6. Seluruh layanan DJP Online dapat digunakan. Untuk layanan pembayaran pajak di DJP Online disebut dengan e-Billing.

Langkah 3. Membayar Pajak

  1. Pilih menu e-Billing
  2. Isikan formulir setoran elektronik
  3. Pilih jenis pajak dan setorannya, pilih juga periode pembayaran pajak
  4. Isikan nominal yang ingin dibayarkan, klik “Ya” untuk menuju proses selanjutnya
  5. Pilih kode e-Billing untuk menampilkan kode
  6. Simpan atau cetak kode e-Billing
  7. Bayarkan pajak dengan kode e-Billing melalui ATM

Perbedaan membayar pajak melalui DJP Online dan tanpa DJP Online

Dengan membuat akun DJP Online, Anda tidak hanya dapat menggunakan layanan pembayaran pajak (e-Billing), tetapi juga pengisian SPT secara online (e-Filing) dan pengecekan status permohonan ke Dirjen Pajak (e-Tracking). Sementara jika tanpa menggunakan DJP Online, layanan yang bisa diakses hanyalah e-Billing atau pembayaran pajak online.

Untuk jangka lama, membuat akun DJP Online akan mempermudah seluruh urusan Anda dengan Dirjen Pajak. Sementara jika keperluan membayar pajak memang mendesak atau tidak sempat memohon aktivasi EFIN, maka untuk permulaan bisa menggunakan e-Billing tanpa mendaftar DJP Online. Baca TERLENGKAP Cara Bayar Pajak Online E-filling atau Online Pajak

Kelebihan Bayar Pajak Online

  1. Aksesnya lebih fleksibel, karena dapat dilakukan selama 24 jam dan dapat dilakukan saat hari libur
  2. Lebih hemat tenaga karena tidak perlu mendatangi bank atau kantor pos untuk pengisian Surat Setoran Pajak
  3. Caranya mudah, prosedur pembayaran pajak online cenderung dapat diikuti oleh siapa saja
  4. Seluruh proses dan barang bukti pembayaran pajak online hukumnya sah atau diakui oleh Dirjen Pajak