Solusi Jika DJP Online NPWP Sudah Terdaftar Saat Akan Registrasi

DJP Online NPWP Sudah Terdaftar – DJP Online (https://djponline.pajak.go.id/) adalah layanan pembayaran atau pelaporan pajak yang berbasis website. DJP Online dibuat oleh Direktur Jenderal Pajak untuk mempermudah para wajib pajak dalam melakukan pembayaran atau pelaporan pajak.

Saat registrasi DJP Online, bisa saja muncul kesalahan atau error dengan kode REG007. Pesan kesalahan dengan kode itu adalah “NPWP Sudah Terdaftar”. Ada 2 hal yang menjadi penyebab error tersebut, yakni :

  1. Pernah melakukan registrasi tetapi tidak sampai aktivasi

Artinya Anda pernah melakukan registrasi tetapi prosesnya tidak lengkap, yakni belum sampai mengaktivasi akun DJP Online. Saat registrasi, tentu seluruh langkah harus diikuti agar akun DJP Online bisa digunakan. Salah satu langkah terakhir registrasi DJP Online adalah aktivasi akun dengan mengklik link tautan yang dikirim ke email pengguna.

Hal yang dapat dilakukan untuk menangani hal ini adalah mengirimkan lagi link aktivasi DJP Online ke email. Perintah mengirimkan link aktivasi ini ada di halaman utama saat hendak registrasi atau login akun DJP Online. Setelah mengklik pilihan tersebut, bukalah email dari DJP Online dan klik link tautan untuk aktivasi DJP Online. Baca TERLENGKAP Cara Bayar Pajak Online E-filling atau Online Pajak

  1. Salah memasukkan password DJP Online

Penyebab kedua dari error tersebut adalah Anda salah memasukkan password DJP online. Untuk mengatasi hal ini, klik pilihan untuk mereset password DJP Online. Proses reset password akan dilakukan melalui email. Masukkan NPWP, kode EFIN, email aktif Anda serta kode keamanan. Setelah itu klik “Submit”. Secara otomatis akan terkirim email untuk reset password DJP Online.

Untuk menghindari error karena hal ini, catat dan simpan password akun DJP Online Anda di tempat yang aman.

Itulah solusi-solusi yang dapat dicoba jika muncul error dengan keterangan NPWP sudah terdaftar saat proses registrasi DJP Online. Jika terjadi error yang lain dan Anda memerlukan bantuan, maka hubungi Kring Pajak di 1-500-200.

Error yang Dapat Terjadi di Akun DJP Online dan Penyebabnya

Berikut adalah beberapa error yang bisa terjadi saat menggunakan DJP Online beserta penyebabnya. Baca Jika Ingin Bayar Pajak Online Saat Ini Bisa Gak Ya

  1. Kode keamanan tidak sesuai saat registrasi

Saat registrasi, pengguna akan diminta untuk menginput kode keamanan. Jika kode keamanan salah, otomatis layanan yang diminta tidak dapat langsung diproses. Solusinya adalah menginput kode keamanan dengan benar.

  1. Kode verifikasi tidak sesuai saat registrasi

Kode verifikasi dibutuhkan saat registrasi DJP Online dan dikirim via email atau SMS. Saat kode verifikasi yang diinput salah, secara otomatis proses registrasi juga tidak dapat langsung diproses. Masukkan kode verifikasi secara teliti. Jika kode verifikasi yang diterima ada 2, maka gunakan kode verifikasi yang paling terakhir.

  1. Masalah NPWP tidak ditemukan

Jika ditemukan masalah dengan keterangan NPWP tidak ditemukan, ada kemungkinan Anda salah memasukkan kode NPWP. Jika kode NPWP yang dimasukkan sudah sesuai dengan di kartu dan tetap muncul kode ini, maka coba cek NPWP Anda di KPP.

  1. Data pengguna belum ditemukan

Error ini disebabkan oleh belum tuntasnya proses registrasi akun DJP Online. Klik pilihan untuk melakukan aktivasi DJP Online. Lakukan proses aktivasi dengan mengklik link tautan yang terkirim ke email Anda.

  1. Email sudah digunakan di akun DJP Online

Di DJP Online, 1 email dapat digunakan untuk 1 akun saja. Jika terjadi kegagalan dengan keterangan ini, maka gunakan email lain yang aktif.

  1. Kegagalan Autentikasi

Kegagalan autentikasi terjadi saat link aktivasi tidak tersinkron dengan database DJP Online. Untuk mengatasi hal ini, klik pilihan untuk mengirim link aktivasi sekali lagi. Lalu coba klik link aktivasi yang terbaru. Baca Ingin Lapor Pajak Online Mudah Kok Begini Caranya

Fitur-fitur DJP Online

  1. Dapat melakukan pembayaran pajak NPWP melalui fitur e-Biling. Pembayaran pajak dengan e-Biling ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, yakni secara tunai di Kantor Pos, maupun via transfer lewat ATM maupun mobile / internet banking.
  2. Dapat melakukan pelaporan SPT secara online. Layanan ini tersedia selama 24 jam tanpa mengenal hari libur.
  3. Ada fitur untuk mengetahui status permohonan pada DJP Online (e-Tracking)