TERLENGKAP Cara Bayar Pajak Online E-filling atau Online Pajak

Cara Bayar Pajak Online E-filling – E-Filling (http://www.pajak.go.id/electronic-filing) adalah cara penyampaian SPT (Surat Pemberitahuan) secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak atau penyedian layanan SPT elektronik.

Untuk penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan SPT Tahunan PPh Badan dapat menyampaikan laporan SPT melalui aplikasi e-Filling di DJP Online atau melalui situs-situs berikut ini :

  1. spt.co.id
  2. pajakku.com
  3. eform.bri.co.id
  4. online-pajak.com

Cara membayar pajak online e-Filling (http://pajak.go.id/sites/default/files/e%20filing%202016.pdf) pertama kali terdiri dari 3 tahap yakni : 1) Mengajukan aktivasi EFIN dan 2) Membuat akun DJP Online dan 3) Mengisi e-Filing. Untuk lebih lengkapnya, ikuti langkah-langkah berikut :

Tahapan 1. Mengajukan Aktivasi EFIN

EFIN merupakan nomor identitas yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak kepada individu atau badan yang hendak melakukan transaksi online dengan Dirjen Pajak.

Pengajuan aktivasi EFIN dapat dilakukan di KKP atau KP2KP terdekat. Ada beberapa hal yang mesti disiapkan saat mendatangi KKP atau KP2KP. Untuk pembayaran pajak individu, bawa fotokopi KTP dan NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar saat mengajukan aktivasi EFIN ini. Pengguna nantinya diminta untuk mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Aktivasi EFIN.

Sementara itu, untuk pembayaran pajak badan atau lembaga, berikut dokumen yang harus disiapkan :

  1. Surat Penunjukan Pengurus pengajuan aktivasi EFIN
  2. KTP pengurus
  3. NPWP atau SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Pengurus
  4. NPWP atau SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Badan

Tahapan 2. Membuat akun DJP Online

  1. Jika sudah memiliki nomor EFIN, langsung daftarkan diri dengan membuka situs ini (https://djponline.pajak.go.id).
  2. Masukkan NPWP, nomor EFIN serta kode keamanan. Klik “Verifikasi”
  3. Isi data yang diminta lalu buat kata sandi untuk akun DJP online.
  4. Secara otomatis, pengguna akan menerima email berisi data diri, kata sandi dan link tautan untuk mengaktifkan akun DJP online. Klik link tersebut untuk mengaktifkan akun DJP online.
  5. Jika akun DJP online sudah aktif, klik “Profil Lengkap”, pilih “Hak Akses”, klik seluruh fitur, pilih “Ubah Akses”
  6. Lakukan login kembali. Seluruh layanan DJP Online sudah dapat digunakan termasuk e-Filing, e-Billing dan e-Tracking.

Tahapan 3. Mengisi e-Filing

  1. Klik menu e-Filing, pilih “Buat SPT”, lalu isikan seluruh data yang diminta dengan sebenar-benarnya. Klik persetujuan.
  2. Pengguna akan diminta untuk memilih kode verifikasi lewat email atau sms. Pilih salah satu.
  3. Masukkan kode verifikasi dari email atau sms di kolom kode pengiriman. Klik “Kirim SPT”
  4. Tanda Terima Elektronik SPT Tahunan akan secara otomatis terkirim ke email Anda. Cetak dan simpan.
  5. Untuk pelaporan pajak online melalui e-Filing berikutnya tinggal melakukan login dengan menggunakan NPWP dan password DJP online.
  6. Pelaporan pajak online dengan e-Filing pun selesai.

Itulah langkah-langkah menyampaikan SPT melalui e-Filing. Prosesnya sangat mudah dan cepat. Untuk pembayaran pajak, dapat menggunakan fitur e-Billing. Berikut adalah langkah-langkah pembayaran pajak melalui e-Biling. Baca Ini Cara Bayar NPWP Lewat ATM Untuk Pertama Kali

Cara Membayar Pajak Menggunakan e-Biling

  1. Pilih menu e-Biling
  2. Isikan formulir setoran elektronik
  3. Pilih jenis pajak dan setorannya, pilih juga periode pembayaran pajak
  4. Isikan nominal yang ingin dibayarkan, klik “Ya” untuk menuju proses selanjutnya
  5. Pilih kode e-Biling untuk menampilkan kode
  6. Simpan atau cetak kode e-Biling

Itulah penjelasan mengenai proses pengisian SPT dan pembayaran pajak melalui e-Filing dan e-Billing. Selain kedua fungsi tersebut, akun DJP Online juga dapat digunakan untuk mengecek status permohonan Anda di Dirjen Pajak (e-Tracking). Baca

Kelebihan Menggunakan DJP Online

  1. Bisa melakukan berbagai kegiatan atau transaksi yang berhubungan dengan Dirjen Pajak secara online seperti pembayaran pajak (e-Billing), pengisian SPT (e-Filing) dan mengetahui status permohonan (e-Tracking).
  2. Prosedurnya tergolong mudah dilakukan
  3. Prosesnya cepat sehingga hemat waktu, selain itu layanan ini dapat digunakan selama 24 jam baik di hari kerja maupun hari libur
  4. Tidak dibutuhkan biaya apapun untuk mengakses layanan pajak online, hanya perlu menyiapkan perangkat serta jaringan internet
  5. Hemat uang dan tenaga karena tidak perlu mendatangi kantor pelayanan pajak