Bayar Pajak Motor Telat Di mana dan Bagaimana Cara Mengurusnya

Advertisements

Motor merupakan salah satu kendaraan yang banyak dimiliki masyarakat. Tidak hanya perawatannya yang lebih gampang dari mobil, motor juga harganya jauh lebih murah, sehingga bisa dibeli hampir di semua kalangan.

Sebagai pemilik motor, tentu kita harus memahami berbagai hal, seperti surat-surat kendaraannya dan pajak. Tapi, tidak jarang orang yang pajaknya mati, sehingga bingung mau bayar pajak motor telat di mana dan cara pengurusannya bagaimana.

Advertisements

Pajak kendaraan memang sangat penting buat kita bayar secara rutin. Ruginya kalau pajaknya sudah mati yaitu, motor kamu bisa kena tilang, bahkan kalau tidak diurus selama 2 tahun berturut-turut, datanya pasti bisa terblokir dan kamu bisa lebih ribet mengurusnya nanti.

Maka itulah, kamu yang lupa mau bayar pajak motor tahunan, sebaiknya harus cepat-cepat dibayar. Membayar pajak motor yang sudah telat bisa kamu lakukan di SAMSAT. Nantinya mereka akan memberikan denda keterlambatan meski totalnya tidak begitu besar. Sebenarnya denda yang diberikan itu bersifat progresif, maksudnya dendanya akan lebih besar kalau kamu membiarkan waktu keterlambatannya. Baca Cara Memprediksi Harga Bitcoin Naik Apa Malah Turun

Cara Mengurus Pajak Motor Telat

Membayar pajak kendaraan motor sebenarnya bisa dilakukan melalui online. Tapi kalau mau bayar pajak motor telat di mana? Buat yang sudah telat, kamu harus mengurusnya ke SAMSAT karena memang tidak bisa dilakukan melalui online. Kamu harus datang ke loketnya di SAMSAT buat menghitung semua jumlah keterlambatannya. Baca Mudah Balik Nama Mobil Tapi BPKB Masih di leasing

Prosedurnya sebenarnya juga tidak beda jauh saat mau bayar pajak tahunan di sana. Dokumen yang kamu wajib bawa yaitu KTP serta STNK yang asli dari pemilik motor itu. Kamu yang sudah di SAMSAT, langsung saja ke loket pembayaran pajak. Isikan formulir yang diberikan, lalu serahkan ke petugasnya di bagian loket pembayaran.

Advertisements

Kamu harus mengisi formulirnya benar-benar, seperti nama yang punya motor, alamat rumah, plat motornya, tujuan pengurusan, dan data kendaraan motor lainnya. Jangan lupa berikan juga KTP dan STNK-nya asli mau pun yang fotokopinya saat memberikan formulirnya itu. Tidak ketinggalan juga BKPB-nya agar kamu bisa mendapatkan SKP atau Surat Ketetapan Pajak yang diberikan dari pihak polisinya.

Kalau sudah memberikan formulirnya, kamu akan diarahkan buat ke tahap pembayaran SWDKLLJ dan dendanya. Kamu harus membayar dulu SWDKLLJ-nya, lalu kamu baru bisa mendapatkan lagi berkas-berkas yang sebelumnya sudah diserahkan kalau kamu menunjukan bukti pembayarannya.

Kalau berkas persyaratannya tidak ada yang kurang lagi, baru kamu bisa bayar pajak di loket pembayarannya. Kamu harus memberikan berkasnya lagi ke petugasnya agar bisa diverifikasi dan mencetak lembar pajaknya. Kamu harus membayar semua pembayaran yang disebutkan. Biasanya kamu harus menunggu beberapa lama karena petugasnya harus teliti dalam menghitung pajak motornya.

Hanya saja, jumlah pajak yang dibayarkan tidak selalu sama tiap tahunnya. Kadang bisa naik atau turun tergantung dari kebijakan pemerintah daerahnya. Bahkan kamu yang mau tambah kendaraan lagi, jumlah pajaknya pasti akan meningkat sesuai dengan jumlah yang berlaku.

Kalau berkasnya sudah diverifikasi dan pembayarannya sudah kamu lakukan, kamu akan menerima lembar pajak yang baru. Kira-kira kamu akan menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam, mulai dari ke loket pendaftaran hingga menerima lembar pajak baru. Baca Cara Mendapatkan Surat Keterangan Leasing FIF Untuk Perpanjang STNK

Tidak bingung lagi kan mau bayar pajak motor telat di mana? Karena butuh waktu kurang lebih 2 jam buat mengurusnya, lebih baiknya kamu bayar pajak motornya sebelum jatuh tempo. Kamu bisa memanfaatkan sistem online-nya agar kamu tidak ribet-ribet lagi kalau mau bayar pajak.